langit sudah menjingga. awan-awan bergeming seperti padang rumput tanpa
angin. ketenangan dan hembusan nafas kelegaan menjadi perasa tersendiri
disore ini. layaknya kopi dipagi hari, pahit namun menyegarkan.
sebenarnya, masa-masa ini tak ada bedanya dengan masa yang sudah
terlewat. masa ini bukanlah masa yang akan dirindukan. bahkan mungkin
sama sekali takkan mengguratkan secuilpun ingatan. tapi dimasa ini,
sekarang ini, aku sedang mengenangmu.
selimut kelabu sudah membentang menutup permukaan tanah basah akibat
hujan tadi malam. bau tanahnya masih terasa, sama terasanya seperti
kenanganku akanmu. begitu jelas dan begitu sendu.
ah... kenangan.. hal yang membuat sesak dimasa sekarang. juga senyum
juga hangat juga air mata. mengalun seperti benang yang tergulung
penenun tua yang telaten. begitu pelan dan lagi lagi... sendu
#biarlah kenangan menjadi kenangan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar