Minggu, 27 Januari 2013

I want to Try

sedih..
sedih..
sedih..
sedih..

kapan..
kapan..
kapan..
kapan  bisa buat bahagia

saya..
yang tak pernah memberikan senyuman
yang tak pernah memberi k bahagia d hatinya
yang selalu membuat api dalam hidupnya.

bisakah,,
bisakah..
bisakah..
saya berubah untuk memamahami hatinya

saya sayang
cinta..
dengan dia..
tapi knapa selalu saya membuat suatu masalah..

mencoba
mencoba
dan terus mencoba..
memahami dia...
untuk membuatnya bahagia di tiap harinya

ABCD dalam diriku

kenapa saya baru sadar..
sadar bahwa dia sangat sayang sama saya
sayang dia melebihi sayang sayalenapa
kenapa..
kenapa..

kenapa baru sadarnya sekarang..
kenapa bukan dari dulu
kenapa..
kenapa..

semua waktunya..
semua yang dia lakukan
semua...semua..semua..
dia lakukan untuk saya..

tapi kenapa saya begini..
perasaan apa yg saya rasa..
rasa sayang dia ke saya..
ternyata lebih besar dari rasa sayang saya

kenapa dia harus terluka
terluka akan suasana hati saya
terluka karena....
kenapa....

bisakah saya berubah
bisakah..
memehami..
mengerti..
apa yang dia rasakan selama ini

janji..
janji..
dan janji..
tak pernah saya tepati..

lelaki apa aku ini..
yang tak mengerti...
akan ketulisan cinta..
yang telah dia berikan walaupun dia tersakiti olehku...

pantaskah saya disampingnya
menemaninya..
disaat..
saya telah melukai hatinya

pantas kah...
pantas kah !!!!
pantas..
Pantas kah saya disebut Kekasih hatinya 

Kesalahan ku

sayang,

aku tahu saat ini hatimu tengah hancur, berantakan
lebih menyedihkan bahwa ternyata aku yang menyebabkan itu semua
atas segala permainan yang aku lakukan
sayang,
aku tahu hatimu sampai sekarang masih terluka
menganga
entah dengan apa harus kusembuhkan semua lukamu
sedang aku sendiri masih terdia
menyesali semuanya
yang kini tengah menghujam dirimu
sayang,
entahlah apakah masih pantas aku memanggilmu sayang
pasti susah sekali memberiku maaf
pun aku tak memaksa
karena memang sejatinya aku yang bermain dengan api
yang kini telah membakar diriku sendiri
sayang,
aku hanya ingin bilang
bukan, ini bukan pembelaan
aku tak punya hak membela diri
karena memang aku yang salah mengerti,

sayang,
sebelum aku melangkah lebih jauh pada jalan yang salah
sebelum aku tahu kebenarannya malam itu
aku kembali kepadamu
kepada siapa hatiku seharusnya melabuh
sayang,
aku tahu itu bukanlah penjelasan atas semuanya
karena kamu tidaklah butuh penjelasan itu
yang kamu butuhkan hanyalah kepercayaanku
yang sekarang mungkin telah kau ragu
sayang,
aku tahu saat ini kamu tengah memunguti keping-keping hati
yang telah aku buat pecah berserakan
kamu coba untuk satukan lagi
meski aku tahu takkan lagi persis sama seperti dulu
akan ada retakan atau serpihan hati yang hilang karena aku

sayang,
akankah ribuan maaf dariku mampu menghapus pedihmu?
kamu yang ternyata selalu memberikan perhatian lebih
kamu ygang selalu membatu saya dalam susah
kamu yang mementingkan diriku dibanding lainya
saya baru menyadari hal itu...

maaf sayang :'(

Sabtu, 26 Januari 2013

BuTuh PerHaTiaN PaCaR

Sebagai laki-laki, ada kalanya saya ingin merasa dibutuhkan. Saya ingin di mengerti. Saya ingin dianggap. Bukan oleh orang tua saya tentunya, kalau itu sih udah pasti terjadi. Karena tanpa saya minta pun mereka akan dg senang hati menjaga buah hatinya. Yang saya maksud di sini adalah orang yang menjadikan saya sebagai kekasihnya. Orang yang memposisikan saya di dalam hatinya.

Ya, perempuan itu adalah pacar saya. Dia memang perhatian. Jauh lebih perhatian dibanding saya malah. Tapi di luar itu, dia selalu menganggap saya sebagai pribadi yang mandiri. Sosok yang gak membutuhkan perhatianya, mengingat tanpa bantuannya pun saya bisa melakukan banyak hal sendiri.

Namun dia gak menyadari, bahwa ada kalanya saya ingin 'bergantung'. Saya ingin dimengerti. Saya ingin diperhatikan. Saya ingin diutamakan. Tapi sepertinya gak mudah utk saya mengungkapkan keinginan ini. Karena bukan gak mungkin, ungkapan keinginan saya malah akan membuatnya merasa disudutkan. Kalau udah begitu, pasti ujung2nya malah berdebat...dan diem2an!!

So, kalau gitu saya harus gimana jadinya??

Begini ya rasanya sakit!

Gilaaaa! Akhirnya saya beneran ambruk juga.

Setelah beberapa hari beristirahat di rumah dan merasa baik-baik saja. Kemarin sore sehabis bangun dari tidur siang, saya langsung mandi air dingin. Setelah mandi air dingin, tiba-tiba suara saya bindeng dan badan saya meriang. Aneh! Padahal kan saya nggak ngapa-ngapain hari itu. Mama menyuruh saya ke dokter, tapi saya keukeuh nggak mau. Saya nggak suka ke dokter. Jadi saya minta dibelikan panadol saja.
Jam 8 malam, badan saya makin meriang dan mulai demam. Saya pakai jaket tebal dan selimut. Setelah minum obat, saya langsung tidur. Jam 11 saya terbangung dan kepala saya makin pusing, demamnya juga nggak turun-turun. Lalu saya mencoba minum air hangat supaya pipis. Memang, sih, saya pipis berkali-kali, tapi tetap panasnya belum turun.

Jam 1 pagi, kepala makin pusing dan badan menggigil hebat. Saya pakai kaos kaki, minum obat lagi, dan mencoba tidur tapi nggak bisa. Kalau udah sakit gini mulai deh kepikiran yang nggak-nggak. Jangan-jangan kalau panasnya terlalu tinggi saya bisa mati lagi. Huhuhuhu. Belum lagi rasanya mual banget.
Pengennya sih saya berusaha tahan sampai pagi. Tapi ternyata saya nggak kuat lagi. Jam 02.30 pagi, saya panggil Mama di kamar bawah karena saya udah nggak sanggup naik ke kamar atas. Mama langsung turun dan megang kening dan leher saya. Setelah itu ditemani Bapa juga, kami langsung berangkat ke Hospital.

Saya disuruh tiduran. Perawat mulai mengukur suhu badan saya dengan alat yang canggih banget. Jadi alatnya ditempel di kuping bentar trus langsung, deh, bisa keukur suhunya : 38,7 derajat. W0000w! Cukup tinggi juga. Trus alat untuk ngukur tekanan darahnya juga canggih bener. Nggak pake stetoskop gitu. Jadi ada alat yang tinggal dipencet trus nanti langsung keluar hasilnya, deh. Tapi saking canggihnya, saya jadi makin takut. Masih keinget dulu pas dirawat sakit typhus dan diambil darahnya berkali-kali.
Dokter bilang, saya kena penyakit Liver apa gitu.. Dia nyebut bahasa kedokteran. Dia bilang menggigil itu karena pembuluh darah tak tentu. Kalau sudah sampai batas, akan normal. Nah, tapi kalau dalam sehari panas dan hatinya masih sakit, maka saya harus kembali untuk cek darah. Whoaaaaaaaa.. takut!

Jadi, pas pulang, saya langsung makan roti sebiji walaupun mual tak tertahankan demi makan obat. Canggiiiiih bener obatnya (Obat pelangi -_-). Pas saya bangun sekitar jam 7 pagi, badan saya keringetan dan panasnya turun serta hati tidaj terasa nyeri lagiii. Lanjut tidur sampai jam 11 siang. Pas bangun, kepalanya masih agak pusing tapi hatinya sudah terasa kembali normal. Jadi saya langsung makan dan minum obat lagi. Giliiiing.. saya langsung tidur aja lagi sampai jam 4 sore.
Badan saya sekarang udah enakan. Dan hikmahnya adalah saya tahu siapa orang yang perhatian sama saya kalau saya lagi sakit. :)
Kapok, sakit lagi!

Rabu, 23 Januari 2013

Tak seindah hari Kemarin

Kemarin…
aku lahir ke dunia ini
kemarin …
aku megenal dunia ini
kemarin …
aku mulai tau apa arti hidup ini.
warna kehidupan ini begitu bervariasi.
dari mulai bagaimana rasanya senang,
sedih,
terharu,
bahkan marah.
bahkan, ada pula yang namanya ‘jatuh cinta’
kemarin, pernahkah kalian merasakan hal hal tersebut?
kemarin, pernahkan kalian merasa benar benar bahagia?
kemarin, pernahkan kalian melakukan sesuatu yang menyenangkan?
kemarin, penahkah kalian bersama-sama dengan orang yang kalian sayang?
jika kalian bertanya padaku soal itu,
tentu saja jawabannya…
YA.
aku pernah…
aku pernah merasa senang, sedih, terharu dan berbagai keadaan lainnya.
aku pernah mengalami hal yang menyenangkan.
aku pernah bersama-sama dengan orang yang aku sayang..
bahkan…bersama orang yang aku cinta . . .
tetapi, kemarin . . .
kita tak tau apa yang akan terjadi pada hari ini.
kemarin, menyembunyikan banyak misteri so’al hari ini.
dan …
kemarin berjalan begitu cepat
sangaaat cepaaat…
bahkan saking cepatnya,…
aku terjatuh
aku terjatuh pada bayangan hitam.
bayangan yang tak pernah ku bayangkan sebelumnya
bahkan ini bayangan yang tak pernah kuinginkan.
sakit.
sakit.
sakit.
bahkan terlalu sakit.
aku benar benar benci hal ini!
semakin aku membencinya…
rasa kebencian terus berada bersamaku
hari demi hari kujalani bersama rasa kebencian itu.
ini begitu menyakitkan!
aku lelah..
lelah, hanya dapat menatap terang
dan tak bisa berada di wilayah penuh cahaya itu.
aku hanya bisa memandanginya dari kegelapan ini.
hari terus berjalan
seiring berjalannya waktu,
aku mulai terbiasa…
walaupun rasa sakit ini terus menyiksa…
dan aku harus terbiasa dengan kebencian dan kesedihan ini!
aku harus terbiasa melihat cahaya-cahaya itu dari sini..
dari kegelapan…
walaupun ini terasa sakit..
setidaknya ada sedikit yang menutupi rasa sakit ini.
dengan melihat cahaya itu yang begitu terang
dan aku tak merasa terlalu gelap.
..
biarlah…
biarlah aku seperti ini..
hidup melihat cahaya dari kegelapan ini
hidup dengan kesedihan dan kebencian ini
hidup dengan rasa sakit ini.
dan biarkan..
biarkan aku,,,
biarkan aku hidup..
biarkan aku hidup di dunia ini
biarkan aku hidup..
biarkan aku hidup untuk menjalani hari-hari ini
biarkan aku menjalani hari ini, walau Tak Seindah Hari Kemarin

Sabtu, 19 Januari 2013

KaMu Adalah SeGalanya

Aku ingin menjdi orang yg serba bisa untukmu, bisa jd pacar, teman bahkan kakak,
d'saat orang menjauhimu aku yang akan mendekat kepadamu, d'saat mereka mengejekmu,aku yg akan membelahmu,
kamu sangat berarti bagiku, kamu adalah pengisih hari2 q, kamu adalah orang yg aku sayangi...
Biarkn lh orang berkata apa,
prinsip >>, hidup q hidup q, hidup mu hidup mu, kta tdak akan bisa sma sperti mereka sampai kapan pun krna kita sdh d'takdirkan tuhan untuk hidup apa adanya... 

dan semoga kamu menjadi tulang rusuk d kemudian hari :)
amin :)



Jumat, 18 Januari 2013

kata-kata yang mengandung makna

>semua dikutip dari Pesan (Hardiani Ardin)<


Wanita ada bukan untuk disakiti tapi untuk dilindungi, itu karenanya Tuhan menciptakan laki2 lebih kuat dari seorang wanita agar kelak ia bisa menjadi pelindung untuk wanitanya (istri dan anak2nya), sedangkan wanita diciptakan dengan kelemahlembutannya agar dengan tangisannya dan sentuhan kasih sayangnya ia bisa mengubah api menjadi air :) *dikutip dari catatan pribadi (karena aku yang memilihmu) :D

Jika aku tak bertemu kau, aku tidak akan mengalami rasa sakit, kesedihan dan kenangan yang menyedihkan. Tapi jika aku tak bertemu kau, aku juga tidak akan mengalami kegembiraan itu, kesenangan, keadaan berharga, kebahagian dan perasaan sangat bahagia.
Tapi sekrg, aku memutuskan u/ mencintai langit biru yg luas. (Sky of love)


Kamu seperti terang lampu yang saya nyalakan ketika hari gelap karena awan menutupi matahari. Tapi begitu sang matahari muncul aku menyadari, cahaya lampu itu hanya semu. Mataharilah sumber cahayanya yg sebenarnya ~

Orang bilang, cinta seperti tanaman, akan mati jika tidak dipupuk tapi mereka tidak pernah bicara tentang betapa sengsaranya tanaman itu selama jangka waktu mulai dari ia subur, layu, lalu mati. Mereka tidak pernah bicara, bagaimana tanaman itu merasakan, seiring cintanya yg mati, ada bagian dari dirinya sendiri yg juga ikut perlahan mati.... ~

Tak tahukah kau seperih apa perasaan hati yg tak terbalas? Menanti sesuatu yg tak kunjung datang?
Terkadang lelah menyuruhku menyerah, memintaku berhenti melakukan perbuatan sia-sia dan mulai mencari cinta baru. Namun, bagaimana mungkin aku sanggup melakukannya, klw semua tentngmu mengikuti seperti bayangan menempel di kakiku? Dan bgaimana pula caranya membakar habis semua rindu yg bertahun-tahun mengendap dihatiku?
~Perhaps You


Seperti angin yang selalu menyapa, begitulah rinduku padamu, tak pernah pergi, tak pernah hilang. Entah sampai kapan sanggup bertahan,sanggup berharap u/ hal yang tak pasti. Namun, selama hati masih merindu, kupastikan kau pun selalu disini. Bersama nafasku bersama rasa sakitku n bersama air mataku. *rindu  

  

tak ingin melukaimu (Yg belum bisa move on)

Pernah gak sih kamu sebelum tidur, mandangin langit-langit kamar. Tapi kali ini bukan sambil senyum-senyum sendiri, tapi sambil menatap nanar dan menerawang membayangin semua kejadian demi kejadian yang kamu lewatin bareng dia. Iya, dia yang paling berharga buat kamu. Tapi ternyata, kamu gak seberharga itu buat dia. Rasanya pasti kamu pengen teriak biar dia sadar, biar dia mikir. Tapi gak bisa.

Yang bisa kamu lakukan cuma nunggu. Nunggu dia peka, nunggu dia sadar. Lalu timbul pertanyaan besar dan terus berputar di benak kamu sekarang.

Dia gak peka atau gak peduli?

Dia gak punya otak atau gak punya hati?

Kamu gak pernah berharap dia salah satu dari itu.

Tapi kenyataannya, dia bisa aja keduanya. Gak peka dan gak peduli.

Gak kerasa, air mata menetes.

Kamu masih menerawang ke langit-langit kamar. Mungkin sambil berharap keajaiban datang. Gak apa keajaiban itu gak enghampiri kamu, tapi minimal bisa menghampiri dia, supaya dia sadar, betapa besar cinta kamu ke dia.

Tapi, sayangnya kamu yang tersakiti sampai segitunya.

Kamu bisa apa?
Kamu tetep gak bisa kemana-mana kan?
Cinta itu gak bisa kemana-mana lagi kan?

Keinginan move on selalu ada.
Tapi dia terlalu berharga kan?

Ah,
Seandainya dia tau cintamu sebegini besarnya.
Mungkin...

Entahlah,
Sebaiknya gak perlu berandai-andai.

Jadi, bukan seandainya dia tau, tapi dia harusnya tau..

^buat sahabatku yg belum bisa move on :(

Seandainya dia tahu

Hati ini bimbang
Hati ini ragu
Hati ini semu
Hati ini pun ikut layu

Seandainya dia tahu
Semua impianku, sesungguhnya bukalah untuk diriku
Seandainya dia tahu
Hati ini tidaklah tercipta bagi wanita selain dirinya
Aku bangga akan dirinya
Aku tidak mengerti akan keinginannya
Aku percaya akan keputusannya
Dan aku juga pahami akan ketulusan hatinya

Aku tidak mengerti akan sikapku
Tidak lain dan tidak juga bukan
Ini aku dan hatiku
Inilah diriku yang akan senantiasa menjaganya dan merindukannya
walaupun dia berubah sikap kepada ku

Kamis, 17 Januari 2013

Tentang Mencintai

Mencintai hidup
harus siap mati

mencintai bahagia
harus siap sedih

mencintai sukses
harus siap gagal

mencintai ada
harus siap tiada

mencintai puisi
harus siap diksi

mencintai kamu
harus siap aku!

Selasa, 15 Januari 2013

THE ANSWER IS....

ngga tahu kenapa hari ini (sesudah exam selesai) badanku lemas banget…rasanya gak semangat banget
walaupun begitu tetep aja aktifitas hari ini aku jalanin seperti biasa..
walaupun hasilnya jadi ngga bangeet….tapi minimal semuanya selesai-lah
fluktuasi dalam hidupku sih memang ada…tapi yang diharap-harap gk muncul-muncul juga.
kenapa juga lagi disituasi kayak gini, seolah-olah orang-orang yang aku harap-harap
memberikan sedikit warna lain dalam hari-hariku justru berbelok seolah ingin menjegalku
sehingga ketika aku terjerembab jatuh mereka tertawa bahagia…apa iya sih segitunya???
Boleh jadi aku kena demam anak-anak sekarang yaitu galau…iiihh apa-apaan sih aku???
(heran ma diri sendiri) seharusnya khan gak boleh ada kata itu dalam kamus hidupku..
hal apa coba yg mesti disebut galauu?? *gak ada*…….semua baik-baik aja.
Apa iya ini akibat dari membohongi diri sendiri?? atau cuma kebosenan sesaat aja.
usut punya usut nih….ternyata kedekatanku dengan Rabb-ku…Penciptaku berada dititik nadir
nah itu dia….asal muasalnya, jawabannya singkat saja...”Hati menjadi tenang ketika mengingat-Mu”
mencurahkan isi hatiku dimalam-malam bersama-MU….bermunajat memohon keridhoan-Mu

Senin, 14 Januari 2013

Akuilah Cinta kita

Kita tahu
kita percaya
bahwa rasa itu tumbuh sekian lama
dan bernaung di dalam hati
menunggu detik agar mewujudkanya
menjadi kata, kalimat, lalu suara

Aku tak peduli
bila ruang harus menyekat cinta
dan aku mencoba menyeru kepada detik
agar temukan kita di ujung hari

Aku tidak peduli meski dibulan tak berbulan sekalipun
ruang masih saja menyekat cinta
dan aku masih saja mencoba menyeru kepada detik
agar temukan kita di serambi taman surga

Aku tak peduli
bila langit menggulung mendungnya
dan menghujam bumi dengan ribuan bintik
lalu laut mengamuk menyapu karang yang tegar
tanah terkuak menenggelamkan harapan-harapan besar
dan akhirnya tuhan menyeru kepada malaikat maut
untuk bertebaran menyayat ribuan jiwa

Selelah apapun mataku mencari wujudmu
selelah apapun telinga meraba udara mencari suaramu
selelah apapun kaki berjalan, mengukir jejak mengejar bayangmu
apapun yang kau lakukan
bagaimanapun kau menolaknya
cinta akan tetap berada disana
menunggumu mengakui keberadaannya
kau dan aku tahu itu

Kita begitu berbeda dalam beberapa hal
kecuali dalam cinta

Sabtu, 05 Januari 2013

Andai Al-Quran bisa Berbicara

Waktu engkau masih kanak-kanak.............
kau laksana kawan sejatiku
Dengan wudu', Aku kau sentuh dalam keadaan suci,
Aku kau pegang
Aku.., kau junjung dan kau pelajari
Aku.., engkau baca dengan suara lirih atau pun keras setiap hari
Setelah selesai engkau menciumku mesra

Sekarang engkau telah dewasa..............
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku...
Apakah Aku bahan bacaan usang yang tinggal sejarah...?
Menurutmu, mungkin Aku bahan bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu
Atau, menurutmu Aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji.......
Sekarang, Aku tersimpan rapi sekali, sehingga engkau lupa di mana Aku tersimpan
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai pengisi setormu.

Kadang kala Aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa
Atau Aku kau buat penangkal untuk menakuti iblis dan syaitan
Kini Aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian, kesepian.
Di dalam lemari, di dalam laci, Aku engkau pendamkan.
Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman.
Di waktu petang, Aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di masjid.....

Sekarang...seawal pagi sambil minum kopi...engkau baca surat kabar dahulu
Waktu lapang engkau membaca buku karangan manusia
Sedangkan Aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Azzawajalla,
Engkau abaikan dan engkau lupakan...

Waktu berangkat sekolah atau kuliah pun kadang engkau lupa baca pembuka surah2ku(Bismillah).
Di dalam perjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi
Tidak ada kaset yang berisi ayat Allah yang terdapat di dalam keretamu
Sepanjang perjalanan, mp4 selalu tertuju ke stasion radio kesukaanmu
Mengasyikkan.

Di meja belajarmu tidak ada Aku untuk kau baca sebelum kau mulai tugas
Di komputermu pun kau putar musik favoritemu
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku.........
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kau abaikan
Engkau terlalu sibuk dengan urusan dunia mu
Benarlah dugaanku bahawa engkau kini sudah benar-benar hampir melupaiku

Bila malam tiba engkau tahan bersekang mata berjam-jam di depan TV.
Menonton siaran televisi
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah
Waktupun cepat berlalu.........
Aku semakin kusam dalam laci-laci mu
Mengumpul debu atau mungkin dimakan hama

Seingatku, hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali
Itupun hanya beberapa lembar dariku.
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu
Engkaupun kini terangkak-rangkak ketika membacaku
Atau waktu kematian saudara atau taulan mu

Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba
Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhanNya
Apakah TV, radio ,hiburan atau komputer dapat menolong kamu?
Yang pasti ayat-ayat Allah s.w.t yang ada padaku menolong mu
Itu janji Tuhanmu, Allah s.w.t

Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu...
Setiap saat berlalu...
Dan akhirnya.....
kubur yang setia menunggu mu...........
Engkau pasti kembali, kembali kepada Tuhanmu

Jika Aku engkau baca selalu dan engkau hayati...
Di kuburmu nanti....
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan.
Yang akan membantu engkau membela diri
Dalam perjalanan ke alam akhirat.
Dan Akulah "Al-Qur'an",kitab sucimu
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu.

Peganglah Aku kembali.. .. bacalah Aku kembali aku setiap hari.
Kerana ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat-ayat suci.
Yang berasal dari Allah Azzawajalla
Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah
Yang disampaikan oleh Jibril melalui Rasulmu
Keluarkanlah segera Aku dari almari, lacimu.......
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu.
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu.
Sentuhilah Aku kembali...

Baca dan pelajari lagi Aku....
Setiap datangnya pagi, petang dan malam hari walau secebis ayat
Seperti dulu.... Waktu engkau masih kecil
Di mesjid kecil kampungmu yang damai
Jangan engkau biarkan Aku sendiri....
Dalam bisu dan sepi....