Bahasa mu yang dahulu terucap kini
tinngal cerita kenangan ku.bila masa itu datang lagi mungkin aku akan
menolak untuk bertemu dengan mu karena sanurbari ku mengerti berat tuk
melepaskan apa yang ada di genggaman
hari
- hari yang berlalu ini ku tuntun hanya untuk melepaskan apa yang
selama ini ku temui,,tetesan air mata mu yang membasahi senyum
menciptakan suasana sendu,,,,,,,
maafkan kesalahan ku yang terkecil dari hati mu agar aku merasa tenang.
kamu yang membuka pintu dan kamu juga yang merusakkan
salam manis buat mu yang terkenang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar